Glosarium

Istilah ad-tech, dalam Bahasa Indonesia yang gak bikin pusing

Definisi singkat dan tanpa opini dari istilah-istilah yang bakal kamu temuin pas kerja sama kami. Pas satu istilah punya makna spesifik di konteks publisher Indonesia — misalnya kenapa AdSense bayar Net-21 tapi network ad-tech bayar Net-7 — saya jelasin.

Istilah adtech untuk publisher Indonesia

Glosarium ini nyakup istilah ad-tech umum plus istilah yang sering bikin publisher Indonesia bingung pas pindah dari AdSense ke network ad-tech. Diupdate rutin kalau ada istilah baru muncul di komunitas publisher Indonesia.

A

Anti-AdBlock

Teknologi yang mem-bypass ad blocker supaya publisher Indonesia tidak kehilangan impression. Penting untuk niche teknologi dan lirik lagu, di mana persentase pemasang adblock di desktop biasanya 20–35%.

Anti-fraud

Sistem yang memblokir bot, proxy, datacenter, dan incentivized traffic sebelum billing. Untuk publisher Indonesia, ini juga yang menjaga reputasi domain — kalau traffic kamu dianggap kotor, payout dipotong dan akun bisa dibekukan.

C

CPA

Cost per Action — harga yang dibayar advertiser hanya ketika konversi (signup, deposit, install) terjadi. Untuk publisher Indonesia, CPA biasanya menghasilkan eCPM lebih tinggi dari CPM polos kalau traffic kamu cocok dengan offer.

CPA Goal

Mode smart bidding di mana sistem menyesuaikan bid CPM otomatis untuk mengejar target cost per acquisition. Untuk publisher, ini sinyal bahwa buyer di network kamu bayar serius — bukan eksperimen kecil.

CPC

Cost per Click — harga yang dibayar advertiser setiap user klik iklan. Di traffic Indonesia, CPC popunder/native biasanya Rp 50–Rp 400 tergantung niche; finance dan VPN paling tinggi.

CPM

Cost per Mille — harga yang dibayar advertiser per 1.000 impression. CPM popunder untuk traffic Indonesia biasanya $0,40–$1,20 (sekitar Rp 6.500–Rp 19.500), tergantung niche dan persentase mobile.

CTR

Click-Through Rate — klik dibagi impression. Indikator kualitas format dan creative. Untuk in-page push di Indonesia, CTR 0,3–0,8% sudah sehat; di atas 1% biasanya pertanda creative terlalu agresif.

D

DSP

Demand-Side Platform — software sisi pembeli yang dipakai advertiser untuk beli inventory secara programatik. Untuk publisher, makin banyak DSP yang konek ke SSP kamu, makin tinggi peluang bid penuh.

E

eCPM

Effective CPM — revenue per 1.000 impression yang sudah dinormalisasi lintas model pricing. Metrik utama yang dipantau publisher Indonesia: kalau eCPM popunder kamu di bawah $0,30 (sekitar Rp 5.000), ada yang salah di setup atau traffic.

F

Fill rate

Persentase ad request yang berhasil ditayangkan iklan (bukan kembali kosong). Di traffic Indonesia, fill rate popunder yang sehat biasanya 85–98%; kalau di bawah itu, network kamu kekurangan buyer untuk GEO ID.

G

GEO

Parameter targeting geografis. Default level negara, bisa diturunkan ke kota atau region. Indonesia (ID) masuk Tier-3 di hampir semua network — volume tinggi, CPM rendah, tapi konsisten kalau traffic kamu bersih.

I

In-Page Push

Notifikasi mirip push yang dirender di dalam halaman — tidak butuh subscription, jalan di iOS. Cocok untuk publisher Indonesia karena 85%+ traffic dari mobile dan Safari iOS yang memblok push klasik.

Interstitial

Iklan full-screen yang muncul di antara transisi konten. Untuk situs resep masakan atau lirik lagu, satu interstitial per sesi biasanya batas yang aman sebelum bounce rate naik tajam.

N

Native Ads

Iklan yang gaya tampilannya menyesuaikan konten sekitar. CTR lebih tinggi daripada banner, banner-blindness lebih rendah. Untuk publisher Indonesia, native di bawah artikel resep atau drakor recap biasanya format paling bersih secara user experience.

Net-14

Siklus payout: publisher dibayar 14 hari setelah akhir periode earnings. Untuk publisher Indonesia, Net-14 lebih nyaman kalau cash flow kamu tergantung Lebaran atau tagihan hosting bulanan.

Net-7

Siklus payout: publisher dibayar 7 hari setelah akhir periode earnings. Net-7 dengan USDT atau Wise biasanya cara tercepat dana sampai ke rekening publisher Indonesia — sering kurang dari 24 jam setelah trigger.

P

Popunder

Iklan full-page yang membuka tab baru di belakang jendela aktif. Format display dengan bayaran tertinggi. Untuk publisher Indonesia, satu popunder per sesi adalah kompromi yang paling sering dipakai — revenue cukup, user experience masih bisa diterima.

R

ROAS

Return on Ad Spend — revenue yang dihasilkan per dolar belanja iklan. Metrik sisi advertiser, tapi publisher perlu paham: kalau ROAS buyer kamu jatuh, CPM mereka turun di lelang minggu berikutnya.

RTB

Real-Time Bidding — lelang programatik di mana advertiser nge-bid per impression dalam hitungan milidetik. Untuk publisher Indonesia di SSP yang sudah konek RTB, harga clearing biasanya lebih akurat daripada rate-card statis.

S

S2S Postback

Tracking konversi server-to-server. Tracker memicu URL saat konversi terjadi, memetakannya kembali ke klik asli. Lebih akurat daripada pixel di browser, dan tidak terganggu adblock atau Safari ITP.

Smart CPM

Penyesuaian bid otomatis yang menurunkan CPM bid kamu saat kompetisi lemah, menjaga efisiensi belanja. Sisi publisher: smart CPM dari buyer artinya kamu tidak selalu dapat harga ceiling — tapi fill rate lebih stabil.

SSP

Supply-Side Platform — software sisi penjual yang dipakai publisher untuk menjual inventory ke banyak DSP. Untuk publisher Indonesia, SSP yang baik adalah yang punya banyak buyer Tier-3 aktif, bukan sekadar konektor besar.

T

Tier-1 GEO

Market bernilai tinggi berbahasa Inggris (US, UK, CA, AU). CPM paling tinggi, kompetisi paling padat. Kalau publisher Indonesia kamu sesekali dapat traffic Tier-1 (misal pembaca diaspora), pisahkan tag iklannya — sayang kalau ikut harga ID.

Tier-2 GEO

Market mid-tier (sebagian besar Eropa, LATAM). CPM menengah, kompetisi menengah. Untuk publisher Indonesia, Tier-2 jarang jadi target utama — tapi traffic Vietnam, Filipina, dan Malaysia secara payout sering setara dengan Tier-2 rendah.

Tier-3 GEO

Market berkembang. CPM lebih rendah tapi volume tinggi dan lebih mudah di-scale. Indonesia (ID) hampir selalu di-class sebagai Tier-3: CPM popunder $0,40–$1,20, tapi 85%+ traffic mobile bikin total impression-nya besar.

V

VAST

Video Ad Serving Template — spesifikasi IAB yang memungkinkan video player meminta, menayangkan, dan melaporkan iklan. Penting untuk publisher konten drakor recap atau highlight olahraga yang punya inventory video.

Vertical

Kategori offer atau konten (iGaming, VPN, Dating, aplikasi mobile, eCommerce, dll). Untuk publisher Indonesia, vertikal “kering” seperti resep masakan dan lirik lagu menarik native dan popunder utility — bukan iGaming.

Privasi

Pilihan privasi Anda

Kami menggunakan cookie untuk mengoperasikan situs dan, dengan persetujuan Anda, untuk mengukur penggunaan serta mempersonalisasi konten. Anda dapat mengubah pilihan kapan saja.

Aksesibilitas

Pengaturan aksesibilitas

Sesuaikan tampilan dan gerakan situs. Disimpan hanya di browser ini.